Awas! 7 Virus Ini Bakal Hancurkan Komputer Anda

Gambar: punchng
Bertatap muka dengan layar, tentunya sudah menjadi kewajiban bagi seorang pengusaha di bidang online. Namun banyak sekali kejanggalan yang sering kita temui di dunia internet, dan pastinya juga berpengaruh bagi penikmat internet yang lain. Tentu menjadi sebuah halangan jika kita menemui beberapa ancaman yang diinformasikan oleh sistem antivirus. Lantas kenapa notifikasi tersebut bisa muncul di layar komputer kita?

Antivirus termasuk sebuah aplikasi atau perangkat lunak berbasis sekuriti, yang bertugas untuk menjaga sistem keamanan komputer dari ancaman virus. Jika antivirus pada komputer mengeluarkan notifikasi atau tanda berupa kecurigaan, tentu kita harus lebih berhati-hati saat melakukan pengoperasian berlanjut. Karena adanya pemberitahuan dari aplikasi tersebut, pertanda bahwa komputer sedang terinfeksi oleh virus. Nah, Berikut ini adalah beberapa virus yang sering merusak sistem keamanan komputer. 

1. Direct Action Virus
Direct action virus merupakan salah satu virus pintar yang dapat menipu pengguna, dengan cara mengubah dirinya menjadi nama sebuah program sistem windows –yang berjalan pada task manager.

Biasanya virus ini mengganggu pekerjaan kita pada komputer dengan cara memakan kapasitas RAM yang tersedia. Dengan penyamaran yang cerdas seperti ini, mampu membuat pengguna komputer tak berpikiran bahwa aplikasi yang memakan RAM dengan kapasitas tinggi itu adalah virus. Akibatnya komputer tidak memiliki cukup ruang untuk menjalankan sebagian file sistem windows yang diperlukan

2. Resident Virus
Resident virus dapat mengidentifikasi program yang berjalan di laptop. Cara kerja virus ini yaitu dengan cara masuk ke dalam memori untuk menginstal kode rahasia tertentu. Akibat dari ulah jahatnya, secara langsung aplikasi dalam sistem komputer ini bertambah semakin banyak tanpa sepengetahuan pengguna. Karena terjadi lonjakan aplikasi yang tidak dikenal, akhirnya hard disk pada sistem windows mengalami peningkatan kapasitas tidak wajar.

3. Trojan Horse (Trj)
Trojan virus selalu setia berada di situs web tertentu. Banyak sekali cara penyebaran virus Trojan, antara lain saat kita mengunduh sebuah file dari internet, sehingga dapat ikut masuk ke dalam komputer melalui file yang kita unduh. Selain itu, penyebaran virus Trojan juga dapat melalui drive USB yang kita colokan ke laptop. Banyak para teknisi menyebut virus ini dengan julukan ‘siluman’, karena sifat dari virus yang awalnya terlihat baik –namun sebenarnya memiliki watak yang jahat di belakangnya. 

4. Multipartite Virus
Virus ini termasuk salah satu virus tercanggih dari pada yang lain, karena virus ini dapat menginfeksi seluruh file pada komputer dengan berbagai cara. Multipartite merupakan virus handal, bahkan terkadang sulit untuk mengarantinanya. Cara paling efisien untuk membasmi atau menghentikan penyebaran virus multipartite, adalah dengan cara menghapus seluruh file yang ada pada partisi hard disk kita.

5. Polymorphic Virus
Virus polymorphic dikatakan sebagai virus paling cerdik dan pintar, karena terlihat dari makna namanya yang secara umum memiliki arti ‘banyak bentuk’. Jadi kesimpulannya, virus polymorphic termasuk sebuah perangkat lunak nakal, dan dapat mengubah bentuk aslinya menjadi sebuah program yang tidak dapat terdeteksi oleh beberapa antivirus.

6. Worm Virus
Sudah tak asing terdengar di telinga kita akan bahaya virus worm. Virus ini memiliki kecanggihan untuk menyebarkan diri ke berbagai tempat. Dimana setiap folder yang kita buat, virus ini dapat menyebar luas ke seluruh bagian file komputer dengan berbagai cara, seperti yang dilakukan oleh Trojan. Namun yang lebih berbahaya dari virus ini adalah cara penyebarannya dengan menduplikatkan dirinya. 

7. Compiler Virus
Pada awal mula terbentuknya virus, pasti banyak keresahan para pengguna komputer karena belum banyak memiliki antivirus. Virus compiler pertama kali dibuat pada tahun 1986 oleh salah satu programmer dunia. Virus ini tergolong sangat berbahaya, karena dapat berubah wujud menjadi sebuah file yang memiliki kapasitas besar, serta tak dapat dilakukan oleh jenis virus yang lain. Oleh : Adi (arbamedia)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel